Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenalan Lebih Jauh Dengan Kepribadian Plegmatis

Kenalan Lebih Jauh Dengan Kepribadian Plegmatis

Kenalan Lebih Jauh Dengan Kepribadian Plegmatis

Mari mengenal jenis kepribadian yang sering disebut-sebut sebagai pecinta damai, yaitu plegmatis. Mereka dengan karakter plegmatis lebih suka mengobservasi. Mereka akan merasa lebih nyaman apabila berkomunikasi dengan memerhatikan sekelilingnya.

Para plegmatis dikenal sebagai sosok yang introvert dan tidak suka dengan keramaian, hal ini membuat mereka cenderung memiliki pembawaan yang tenang dan emosi yang stabil. Meski mereka lebih senang menyendiri, para plegmatis suka berada di sekitar orang-orang yang mereka percaya dan sayangi.

Ciri-Ciri Kepribadian Plegmatis

1. Kurang pandai menerima kritik

Salah satu kekurangan dari para plegmatis adalah kurang pandai dalam menerima kritik. Mereka mungkin akan melihat kritik sebagai suatu penghinaan dan menjadi marah.

2. Terkadang terlalu bergantung dengan orang lain

Karena sifatnya yang mudah setuju dengan orang lain, kelompok individu plegmatis jadi sulit untuk menentukan banyak hal sendiri.

Akibatnya, mereka akan bergantung pada orang lain secara berlebihan dan terus-menerus meminta persetujuan pihak lain untuk mendapatkan keputusan penting dalam hidupnya.

3. Sulit menyesuaikan diri di lingkungan baru

Para plegmatis bukanlah orang-orang yang terlalu supel, sehingga tidak mudah menerima perubahan. Bagi mereka, waktu yang dibutuhkan untuk bisa nyaman dengan lingkungan baru cenderung lebih panjang.

4. Tidak punya pendirian

Ciri khasnya yang tidak menyukai konflik juga membuat orang-orang dengan kepribadian plegmatis cenderung tidak punya pendirian yang kuat. Hal ini membuat mereka mudah setuju dengan orang lain.

5. Cenderung introvert

Di antara keempat jenis kepribadian menurut Galen, plegmatis masuk sebagai salah satu yang sering dikaitkan dengan kepribadian introvert.

Orang-orang plegmatis memang mudah mencari teman baru, tapi tidak mudah dekat dengan orang lain. Meski begitu, mereka tidak keberatan jika harus bekerjasama dengan orang lain.

6. Lebih memilih untuk hidup tenang

Para pemilik kepribadian plegmatis tidak menyukai konflik. Mereka lebih memilih untuk menempatkan dirinya di antara keluarga dan teman-teman dekat tanpa harus mencari status ataupun nama.

Ciri ini juga dipicu oleh ciri lainnya sebab plegmatis memang cenderung tidak memiliki banyak ambisi dalam hidupnya.

7. Memiliki jiwa sosial yang tinggi

Dibandingkan dengan ketiga kepribadian lain, para plegmatis termasuk yang memiliki ciri kooperatif, peduli dengan keadaan sekitar, mudah bersimpati dengan orang lain, dapat dipercaya, dan punya pembawaan yang hangat.

Hal ini membuat mereka tidak ragu untuk berpartisipasi dalam banyak acara amal, seperti menjadi relawan dan bekerja di bidang-bidang yang berkaitan dengan bantuan sosial.

8. Pasangan yang baik

Orang dengan kepribadian plegmatis tidak tertarik untuk menjalin hubungan yang dangkal dan tanpa perasaan yang mendalam. Oleh karena itu, para plegmatis akan menjadi pasangan yang setia dan penuh cinta.

Tak hanya sebagai pasangan hidup, prinsip ini juga diterapkan pada teman-teman dan hubungannya dengan keluarga.

9. Cenderung menghindari konflik

Kepribadiannya yang menyukai ketenangan dan kesabaran, membuat para plegmatis cenderung lebih memilih untuk menghindari konflik. Mereka juga pendengar yang baik dan mampu berpikir secara logis dan objektif dalam menghadapi masalah.

Hal ini membuat orang-orang plegmatis seringkali jadi penengah di antara lingkungan tempatnya bergaul ataupun bekerja.

Kelebihan dan Kekurangan Kepribadian Plegmatis

Karakter ini memang tidak menyenangi bila terjadi konflik, sehingga mereka akan melakukan hal apapun yang diperintahkan padanya meskipun tidak menyukainya.

Mereka sangat mencintai kedamaian, baginya kedamaian merupakan hal segalanya bagi diri mereka. Jika terdapat masalah, mereka akan berusaha untuk mencari solusi yang damai tanpa harus membuat terjadinya pertengkaran. Bahkan mereka rela untuk mengalami sakit atau kerugian, asalkan masalah yang ada cepat selesai.

Namun, sama halnya dengan tipe kepribadian lainnya, orang dengan tipe kepribadian ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Kelebihan Plegmatis

1. Bisa melihat segala sesuatu dari cakupan yang lebih luas

Untuk menjadi orang yang solutif, tentu seorang plegmatis harus bisa melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang lebih luas. Hal ini juga membuat mereka menjadi orang yang penuh imaginasi dan sangat inovatif dalam memberikan solusi yang terbaik.

Dengan kelebihannya ini, ia juga bisa melihat segala sesuatu menjadi lebih positif dan tidak terjebak dari pemikiran-pemikiran sempit yang memicu timbulnya pikiran negatif yang seharusnya tidak perlu.

2. Setia dan bisa dipercaya

Memiliki kerakteristik penyayang dan senang mendahulukan kepentingan orang lain, tak heran jika orang dengan kepribadian ini dikenal sebagai orang yang bisa dipercaya. Pasalnya, saat mereka berjanji, sudah hampir pasti mereka akan menepatinya.

Tak hanya itu, mereka adalah tipe pasangan yang setia karena seorang plegmatis akan berusaha keras untuk menyenangkan hati, sekaligus tidak menyakiti.

3. Senang membantu orang lain

Mengingat seorang dengan kepribadian ini memiliki empati yang sangat tinggi, tak jarang mereka senang memberikan bantuan kepada orang lain. Bahkan, mereka senang memberikan bantuan tanpa perlu diminta.

Selain itu, dalam membantu, seorang plegmatis akan dengan senang hati melakukannya tanpa mengeluh. Ia akan mengusahakan yang terbaik untuk menyenangkan hati orang yang dibantu dan sangat kooperatif jika diminta bantuan.

Kekurangan Plematis

1. Selalu mengedepankan orang lain

Sebenarnya, sesekali mengedepankan orang lain adalah hal yang baik. Namun, jika terus-menerus dilakukan hingga mengorbankan kepentingannya sendiri, hal ini bisa menjadi hal yang buruk. Padahal, setiap orang memiliki kebutuhan dan kepentingannya masing-masing, dan tidak ada yang lebih penting dari yang lain.

Maka itu, jika kamu seorang plegmatis, cobalah untuk lebih menyayangi diri sendiri dan mendahulukan diri sendiri terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu tidak akan mudah stres dan bisa ikut bahagia. Pasalnya, belum tentu ada orang lain yang akan mengedepankan kepentingan kamu.

2. Sulit dalam mengambil keputusan

Seorang plegmatis sering kali kesulitan jika harus mengambil sebuah keputusan. Apalagi jika keputusan itu memberikan pengaruh untuk banyak orang. Pasalnya, ia takut akan salah mengambil keputusan dan mengecewakan orang lain.

Tak hanya itu, kebiasaannya untuk mengikuti apa kehendak orang lain dan mengesampingkan kehendaknya sendiri membuatnya selalu “pasrah” dengan keputusan orang lain sekalipun ia tidak setuju dengan keputusan tersebut. Hal ini membuatnya kebingungan jika ia diminta untuk mengambil keputusan, bahkan mungkin untuk dirinya sendiri.

3. Sering menyalahkan diri sendiri

Memiliki kecenderungan suka menyenangkan hati orang lain membuat orang dengan tipe kepribadian ini sering kali menyalahkan diri sendiri, khususnya jika ada orang di sekitarnya yang merasa sedih. Ia berpikir bahwa orang tersebut sedih karena ia tidak bisa membantu menyingkirkan perasaan negatif tersebut.

Pekerjaan yang Cocok Untuk Si Plegmatis

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Airlangga dan dimuat dalam Biomolecular and Health Science Journal, kepribadian seseorang tercermin dari perilaku dan pola pikir dari masing-masing individu dalam merespons berbagai kejadian di sekitarnya.

Kepribadian seorang plegmatis tercermin dari sikapnya yang tidak suka berasumsi dan selalu mendahulukan kepentingan orang lain. Para plegmatis memiliki kecenderungan untuk menyenangkan hati orang lain, maka itu mereka tidak pernah mendahulukan keinginannya sendiri.

Tidak hanya itu, adapun beberapa jenis pekerjaan yang dianggap cocok dengan karakter kepribadian plegmatis ini di antaranya:

  1. Perawat
  2. Guru
  3. Psikolog
  4. Praktisi tumbuh-kembang anak
  5. Pekerja sosial

Posting Komentar untuk "Kenalan Lebih Jauh Dengan Kepribadian Plegmatis"