Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

 Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar 

Prestasi dalam belajar merupakan dambaan bagi setiap orangtua terhadap anaknya. Prestasi yang baik tentu akan didapat dengan proses belajar yang baik juga. Belajar adalah proses dari sesuatu yang belum bisa menjadi bisa, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari perilaku lama ke perilaku yang baru, dari pemahaman lama ke pemahaman baru.

Hal yang harus diutamakan dalam proses belajar yaitu bagaimana anak dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan rangsangan yang ada, sehingga terdapat reaksi yang muncul dari anak. 

Reaksi yang muncul ini adalah usaha untuk menciptakan kegiatan belajar sekaligus menyelesaikannya. Sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang memberikan perubahan pada anak sebagai hal baru serta menambah pengetahuan.

Tidak dapat dipungkiri jika belajar merupakan kegiatan penting bagi anak-anak, begitu juga dengan orang dewasa.

Ada banyak faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian hasil belajar atau prestasi belajar. Salah satunya yaitu faktor lingkungan. Suasana yang nyaman dan kondusif mampu membuat proses belajar akan menjadi lebih baik. Termasuk juga keaktifan proses mental untuk sering dilatih, sehingga nantinya menjadi suatu kegiatan yang terbiasa.

Orangtua perlu untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar pada anak, sehingga orangtua dapat mengenali penyebab dan pendukung anak dalam berprestasi.

 

Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses Belajar

Faktor dari Dalam Diri

Kesehatan

Meski terlihat sepele, gangguan pada kesehatan anak dapat mempengaruhi proses belajar pada anak. Sering sakit kepala, pilek, deman dan lain-lain dapat membuat anak tidak bergairah untuk belajar. Selain itu, secara psikologis, gangguan pikiran dan perasaan kecewa karena konflik juga dapat mempengaruhi proses belajar.

Intelegensi

Faktor intelegensi dan bakat mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kemampuan belajar anak. Menurut Gardner dalam teori Multiple Intellegence, intelegensi memiliki tujuh dimensi yang semiotonom, yaitu linguistik, musik, matematik logis, visual spesial, kinestetik fisik, sosial interpersonal dan intrapersonal.

Minat dan motivasi

Minat yang besar terhadap sesuatu terutama dalam belajar akan mengakibatkan proses belajar lebih mudah dilakukan. Motivasi merupakan dorongan agar anak mau melakukan sesuatu. Motivasi bisa berasal dari dalam diri ataupun dari luar lingkungan anak.

Cara belajar

Cara belajar juga perlu diperhatikan agar proses belajar menjadi baik. Perhatikan bagaimana teknik belajar, bagaimana bentuk catatan buku, pengaturan waktu belajar, tempat serta fasilitas belajar.

 

Faktor dari Lingkungan

Keluarga

Situasi keluarga sangat berpengaruh pada keberhasilan anak. Pendidikan orangtua, status ekonomi, rumah, hubungan dengan orangtua dan saudara, bimbingan orangtua dan dukungan orangtua sangat mempengaruhi prestasi belajar anak.

Sekolah

Tempat, gedung sekolah, kualitas guru, perangkat kelas dan relasi teman sekolah, serta rasio jumlah murid per kelas juga mempengaruhi proses belajar pada anak.

Masyarakat

Apabila masyarakat sekitar adalah masyarakat yang berpendidikan dan memiliki moral yang baik, terutama anak-anak mereka. Hal ini dapat menjadi pemicu anak untuk lebih giat belajar.

Lingkungan sekitar

Bangunan rumah, suasana sekitar, keadaan lalu lintas dan iklim juga dapat mempengaruhi pencapaian tujuan belajar.


Dari sekian banyak faktor yang harus diperhatikan, tentu tidak ada situasi 100% yang dapat dilakukan secara keseluruhan dan sempurna. Tetapi berusaha untuk memenuhinya sesempurna mungkin bukanlah faktor yang mustahil untuk dilakukan.

Posting Komentar untuk "Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar"