Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cape-Cape Nasehatin Tapi Gak Diikutin, Harus Gimana Nih?

Cape-Cape Nasehatin Tapi Gak Diikutin, Harus Gimana Nih?

Cape-Cape Nasehatin Tapi Gak Diikutin, Harus Gimana Nih?

Sudah berusaha menasehati teman tapi nggak diikutin, padahal maksudnya baik tapi nggak diterima. Siapa nih yang sering mengalami ini?

Kalau kamu sering mengalami ini, mungkin ini saatnya untuk kamu memahami beberapa hal berikut ini.

Hal Yang Harus Kamu Pahami

1. Gak semua orang yang bercerita membuat nasihat

Coba kamu ingat kembali sebelum kamu cape-cape menasehati temanmu, apakah ia meminta saran darimu?

Jika teman kita tidak meminta saran, seringkali ia hanya membutuhkan seseorang untuk diajak bicara dan yang bisa mendengarkannya.

Sebenarnya kita tetap bisa membantu tanpa harus memberikan nasihat apapun. Mereka mungkin sudah tau solusinya tapi mereka mungkin sudah tau solusinya tapi mereka hanya ingin diakui, diterima dan dipahami perasaannya.

2. Setiap manusia memiliki perspektif yang berbeda

Seringkali, nasihat yang kita berikan hanya datang dari sudut pandang kita sendiri berdasarkan hidup kita sendiri. Jika memang teman kita meminta saran, berilah saran dengan penuh empati.

Namun, jika ia tidak mengikuti saran dari kita, kita perlu menghargai itu karena mereka berhak memutuskan apa yang akan mereka lakukan dengan pertimbangan-pertimbangan yang ada pada hidup mereka.

3. Terkadang nasihat kita juga bisa melemahkan teman kita

Ketika kita memberi tahu teman kita apa yang harus dilakukan atau apa yang harus mereka lakukan, kita bisa secara tidak sengaja menyiratkan bahwa kita tahu lebih baik dan bahwa mereja secara emosional atau intelektual tidak mampu membuat keputusan.

Maka dari itu, saat kita tidak sepenuhnya memahami atau memiliki pengetahuan ilmiah atau pengalaman dalam situasi mereka, akan lebih baik jika kita berada di sisinya untuk mendengarkan dan memberi dukungan emosional terlebih dahulu.

Ternyata, cara kita menyampaikan nasihat dapat mempengaruhi kemungkinan nasihat kita akan diterima atau diikuti. 

Tips Agar Nasihat Kita Diterima

Ada 3 cara praktis agar saran dan nasihat kita dipertimbangkan oleh lawan bicara kita.

1. Nasihat yang diberikan dengan cara tidak menghakimi, tidak merendahkan dan tidak memaksa

Cara untuk memberikan nasihat yang demikian adalah dengan mendengarkan cerita dari teman kita dengan penuh empati dan tidak memotong pembicaraan sebelum ia selesai bercerita.

Tanpa empati, nasihat kita akan terkesan menghakimi, menggurui, dan merendahkan sehingga cenderung diabaikan meski menurut kita sudah baik.

2. Kita bisa ikut berbagi cerita jika kita juga pernah mengalami hal serupa dan apa yang kita lakukan saat itu

Namun ingat, tujuan kita ikut berbagi cerita bukan untuk memberitahunya apa yang harus ia lakukan atau memaksanya melakukan apa yang kita lakukan, melainkan hanya sekedar sharing agar ia tidak merasa sendiri dan bisa mengambil pelajaran sendiri dari cerita pengalaman kita.

3. Jika memungkinkan kita juga bisa memberikan saran yang didasarkan dengan data informasi atau fakta yang ada

Misalnya menurut penelitian A, mempelajari love language dapat menjadi cara salah satu cara yang efektif untuk memperbaiki hubungan.

Saat kita memberikan nasihat berdasarkan fakta informasi mereka menjadi merasa tidak digurui melainkan justru memiliki kontrol untuk membuat keputusan sendiri setelah mendengar fakta informasi yang ada.

Dengan memberi informasi fakta yang ada juga akan membuat teman kita merasa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan di masa depan.

Posting Komentar untuk "Cape-Cape Nasehatin Tapi Gak Diikutin, Harus Gimana Nih?"