Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tipe-Tipe Pembohong

Tipe-Tipe Pembohong

Mengenali emosi diri dan orang lain adalah salah satu cara untuk dapat berkomunikasi efektif, mengubah diri, serta meminimalisir konflik yang mungkin ada.

Bahkan dalam penerapannya, emosi dan ekspresi dapat kita gunakan untuk memprediksi perilaku, mengarahkan penjualan hingga mendeteksi kebohongan yang mungkin muncul dalam diri seseorang.

Seorang Psikolog dari Universitas of Toronto, Kang Lee mengungkapkan bahwa kebohongan yang sempurna memiliki dua unsur, yaitu kemampuan mind reading dan juga self control yang baik.

Karena prinsip kebohongan pada intinya adalah "saya tahu, kamu tidak tahu apa yang saya tahu". Jadi, kemampuan untuk membaca pikiran lawan dan mengetahui informasi yang diketahuinya adalah sangat penting.

Unsur kedua dalam kebohongan adalah self control atau kemampuan untuk mengontrol perkataan, ekspresi wajah dan bahasa tubuh agar kebohongan yang disampaikan bisa menjadi meyakinkan.

Dan ketika kita sudah berbohong untuk pertama kalinya, kita akan belajar pada setiap kebohongan berikutnya.

Tipe-Tipe Pembohong

Tipe-Tipe Pembohong

1. Pembohong Pemula (Occasional Liar)

Pembohong tipe ini yaitu seseorang yang tidak terbiasa dan sulit berbohong. Ia akan melakukan kebohongan hanya jika ada dalam keadaan terdesak seperti terancam, melindungi diri dan orang terdekatnya.

Biasanya kebohongan yang dilakukan akan direncanakan secara baik, masih memiliki rasa bersalah yang sangat besar, dan memunculkan banyak tanda kebohongan atau kebocoran emosi jika diperhatikan.

2. Pembohong Berkali-kali (Careless Liar)

Careless Liar adalah seseorang yang melakukan kebohongan tanpa direncanakan, kadang tidak sadar dan tidak pikir panjang dalam melakukannya.

Biasanya mereka sering mengurangi atau melebih-lebihkan informasi. Biasanya ia akan cenderung tidak konsisten dengan pernyataannya, ada juga ketidaksesuaian antara kata dan tindakan yang dilakukan.

3. Pembohong Profesional (Trickster Liar)

Pembohong Profesional merupakan seseorang yang cerdas dalam merencanakan kebohongan, biasanya detail dan mempersiapkan setiap faktor resiko dan kemungkinan yang akan terjadi, ia juga adalah seorang aktor yang handal.

Tipe pembohong ini biasanya terkait dengan sebuah tujuan yang lebih dari sekedar perlindungan diri dan harga diri, ia cenderung mengambil keuntungan, menipu orang lain ataupun merencanakan sebuah tindakan kriminal.

4. Pembohong Disosiasi

Seseorang dengan tipe pembohong disosiasi sulit membedakan mana kenyataan ataupun kebohongan, adanya ketidaksadaran, memiliki obsesi yang besar terhadap apa yang ia percayai, membayangkan dan menginginkan sesuatu yang sebenarnya tidak ada, serta mengabaikan kenyataan yang sebenarnya, sudah masuk dalam tahap delusional. 

Contoh dari pembohong disosiasi adalah mereka yang menganut ajaran sesat atau terlalu terobsesi akan sesuatu secara berlebihan.

Apakah kamu termasuk salah satu tipe di atas?


Sc: @daudantonius


Posting Komentar untuk "Tipe-Tipe Pembohong"